Menu

Tampilkan postingan dengan label artikel islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel islam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 November 2013

40 Nasehat Memperbaiki Rumah Tangga

 40 Nasehat Memperbaiki Rumah Tangga

Bila rumah tanga baik maka baiklah bangsa, jika rumah tangga rusak, rusak pulalah bangsa. Maka, sebelum badai kehancuran rumah tangga menimpa, sebelum bias broken home menyerang anak-anak, atau paling tidak sebelum terlambat sama sekali, kita perlu berupaya memperkokoh bangunan rumah tangga. Dalam perspektif Islam, sedikitnya ada 40 langkah yang harus diambil untuk memperbaiki rumah tangga. Secara singkat tapi padat, buku ini mengupas ke 40 langkah tersebut dengan merujuk kepada dalil al-Qur'an dan as-Sunnah. Tak berlebihan jika dikatakan, Anda akan merasakan hal yang sesungguhnya dari ungkapan Rumahku Surgaku jika benar-benar mempraktekkan apa yang ada dalam buku ini

 

Download

Cara Praktis Menghapal AlQuran

Cara Praktis Menghapal AlQuran

Berikut adalah Fadhail Hifzhul Qur’an (Keutamaan menghafal Qur’an) :
  1. Al Qur’an akan menjadi penolong (syafa’at) bagi penghafal .Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).”" (HR. Muslim)
  2. Nabi Saw memberikan amanat pada para hafizh dengan mengangkatnya sebagai pemimpin delegasi. Dari Abu Hurairah ia berkata, “Telah mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, “Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,”Aku hafal surat ini.. surat ini.. dan surat Al Baqarah.” Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?” Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, “Benar.” Nabi bersabda, “Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi.” (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i).
  3. Nikmat mampu menghafal Al Qur’an sama dengan nikmat kenabian, bedanya ia tidak mendapatkan wahyu, “Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Quran, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan padanya.” (HR. Hakim)
  4. Seorang hafizh Al Qur’an adalah orang yang mendapatkan Tasyrif nabawi (Penghargaan khusus dari Nabi Saw). Di antara penghargaan yang pernah diberikan Nabi SAW kepada para sahabat penghafal Al Qur’an adalah perhatian yang khusus kepada para syuhada Uhud yang hafizh AlQur’an. Rasul mendahulukan pemakamannya. “Adalah Nabi mengumpulkan diantara orang syuhada uhud, kemudian beliau bersabda, :Manakah diantara keduanya yang lebih banyak hafal Al Quran, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliu mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)
  5. Hafizh Qur’an adalah keluarga Allah yang berada di atas bumi. “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)
  6. Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab,”Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (HR. Al-Hakim)
Ada beberapa teori dalam menghapalkan AlQuran, tidak mesti sama akan tetapi dalam teori ini mempunyai keistimewaan yaitu kuatnya  hafalan  yang  akan diperoleh  seseorang  disertai  cepatnya  waktu  yang  ditempuh  untuk mengkhatamkan  al-Quran.  Teori  ini  sangat  mudah  untuk  di praktekan  dan  insya  Allah  akan  sangat membantu  bagi  siapa  saja yang  ingin menghafalnya.


Download

52 Kiat Agar Suami Di Sayang Istri

52 Kiat Agar Suami Di Sayang Istri

Dalam kehidupan berumah tangga sebuah keluarga pasti mengharapkan saling mengasihi, saling mencintai antara suami dan istri.
Tapi tidak jarang kita temui keluarga yang kurang harmonis, adu mulut, baku hantam dan sebagainya, maka marilah wahai para suami untuk membaca dan mempraktekan kiat-kiat 
Berikut ini ada beberapa kiat agar suami di sayang oleh istri :




Download

Minggu, 17 November 2013

Meniti Jalan Meraih Kecintaan Allah

Pemateri : Prof. DR. Syaikh Abdur Rozzak bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr
Penerjemah : Ustadz Abdullah bin Taslim Al Buthoni
46 Halaman
2,8 Mb

Download

Petunjuk Lengkap Tentang Shoat

Buku ini ditulis oleh DR. Said bin Ali Al Qahthani
terdiri dari 240 halaman
besar file 7,3 mb



Download

Orang Yang Terakhir Masuk Surga

 Dari Ibnu Mas'ud  radhiyallahu 'anhu, beliau bercerita:
"Rasulullahu Shalallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda: "Orang terakhir yang masuk surga adalah seorang laki-laki. (Yang ketika ia melewati Shirot) kadang sambil berjalan terkadang merangkak, jilatan api kadang mampir ditubuhnya, bahkan api kadang membakar bagian tubuhnya. Akhirnya ketika dirinya telah sampai di tepian, ia membalikan badan sambil memandangi jalan tadi, seraya mengatakan: "Maha suci Allah Subhanahu wa ta’alla yang telah menyelamatkan saya darinya. Sungguh, Allah Shubhanahu wa ta’alla  telah menganugerahi saya sesuatu yang tidak pernah diberikan kepada seorang pun sebelum maupun sesudahku".


Maka tiba-tiba diangkatlah sebuah pohon dihadapanya, ia lalu berkata: 'Duhai Rabbku, dekatkan saya dengan pohon tersebut, kiranya saya bisa berteduh dibawahnya sambil meminum air dari sisinya". 

Allah berkata: "Wahai Anak Adam! Bisa jadi nanti ketika saya kabulkan permintaanmu, kamu akan meminta yang lain lagi pada -Ku". Tidak duhai Rabbku, jawab orang itu.

Dia lalu berjanji kepada Allah Shubhanahu wa ta’alla kalau tidak akan meminta yang lain lagi,  dan Allah  Shubhanahu wa ta’alla  memaklumi orang tersebut, karena Dia melihat orang tersebut sudah tidak sabar lagi, maka cepat-cepat Allah Shubhanahu wa ta’alla  mendekatkan orang itu pada pohon tersebut. Maka segera ia berteduh dibawahnya sambil meminum air disisinya.

Keutamaan Empat Dzikir



Diantara keutamaan empat dzikir :

 Download

  1. Dzikir tersebut disukai dan cintai oleh Allah, sebagaimana diriwayatkan oleh imam muslim dalam shohihnya :
“ Ada empat ucapan yang paling dicintai oleh Allah, anda boleh memulianya dari empat ucapan tersebut sekehendakmu, yaitu : Subhaanalloh, Alhamdulillah, Laa ilaaha illalloh, Allohu akbar. (HR. Muslim, No.2137)
  1. Empat dzikir tersebut lebih disukai oleh Rasulullah dari apa yang disinari matahari (dunia beserta isinya)
Sebagaimana yang diriwayatkan oleh imam muslim
“ Mengucapkan Subhanallah, wal hamdulillah wa laa ilaaha illalloh Allahu akbar, lebih aku sukai dari apa yang disinari matahari (dunia beserta isinya).”
Lihat shohih muslim no. 2695

Jumat, 25 Oktober 2013

Jika Anda Repot Mengurusi Anak...

Jika sudah memiliki anak lalu merasakan repot dan beratnya ngurus anak, bagaimana manjanya anak, ingin selalu digendong...ingin selalu dibeliin jajan..., ingin tidur sambil dipeluk...ingin diceboin...,ingin dibeliin hadiah....ingin ini...ingin itu....
Baru terasa...betapa besar jasa ayah dan ibu...waktu mengurus kecilnya kita
Ya Allah berilah kesempatan kepada kami untuk berbakti yang terbaik bagi mereka berdua sebelum maut menjemput kami...

http://firanda.com/index.php?start=7

Minggu, 18 Agustus 2013

Cinta Monyet & Cinta Harimau

Suatu hari sepasang suami istri pergi ke Kebun Binatang. Di sana, keduanya melihat seekor monyet sedang bermain dengan pasangannya. Seketika sang istri berkomentar, “Aduhai alangkah indahnya cinta mereka!”
Kemudian kedua sejoli itu berlalu lalu berhenti di depan kandang harimau. Keduanya menyaksikan seekor harimau jantan duduk termangu, sedang pasangannya, harimau betina, berada sedikit jauh dari sang jantan. Sang istripun berkomentar, “Ooh dingin sekali! betapa pilunya kisah cinta mereka!”.
Sang suami lalu memberi tanggapan terhadap komentar istrinya seraya berkata, “Coba lempar harimau betina itu dengan serpihan kaca ini; lihat reaksi harimau jantan itu.” Ketika serpihan kaca itu dilemparkan ke arah harimau betina, serta-merta si raja hutan itu bangkit meradang dan mengaum melindungi betinanya.
Kemudian sepasang anak Adam ‘alaihissalam itu kembali ke kandang monyet untuk melakukan hal yang sama. Sang istri melemparkan potongan kaca lain ke arah monyet betina. Ternyata begitu kaca dilemparkan ke arah sang betina, si monyet jantan spontan lari pontang-panting menyelamatkan diri sendiri agar tidak terkena lemparan serupa.
Laki-laki itu pun berpetuah kepada istrinya, “Janganlah Adinda tertipu dengan penampilan orang di depan mata, karena sebagian orang menipu orang lain dengan sikap manisnya yang palsu, namun ada pula yang tulus dan menyimpan kejujuran di dalam lubuk hatinya.”
Oleh: Syaikh Mamduh al Buhairi Hafizhahullah
Dikutip dari Majalah Qiblati Edisi 5 Thn.VIII
Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam

Aku Malu Menatap Wajah Suamiku

Pernikahan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik. Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.
Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.
Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.

Sebuah Kisah Renungan Dari Broadcast BBM

#Sebuah Renungan Dari Seorang Teman (Broadcast BBM)#
Assalamu’alaykum sahabat-sahabat ku di mana pun kalian berada,
Marilah kita dengarkan cerita dari sahabatku yang lain.
Begini kisahnya …
Ada seorang sahabat bernama Hasan. Orangnya bersahaja. Ia punya “kebiasaan” yang menurut saya sangat langka.
Kalo beli sesuatu dari “pedagang kecil”, ia tidak mau menawar, bahkan seringkali jika ada uang kembalian, selalu  diberikan pada pedagangnya.Pernah suatu saat kami naik mobilnya, mampir di SPBU. Hasan berkata kepada Petugas SPBU: “Tolong diisi Rp 95ribu saja ya.”Sang Petugas merasa heran. Ia pun balik bertanya: “Kenapa tidak sekalian Rp 100ribu, pak?”
“Gak apa-apa, isi saja Rp 95rb”, balas Hasan.Selesai diisi bensin, Hasan memberikan uang Rp 100ribu. Sang petugas pun memberikan uang kembalian 5ribu.
Hasan berkata: “Gak usah, ambil saja kembaliannya.”Sang petugas SPBU seperti tidak percaya. Ia pun berucap: “Terima kasih, Pak. Seandainya semua orang seperti Bapak, tentu hidup kami tidak susah dengan gaji pas-pasan sebagai pegawai kecil.”Saya tertegun dengan perilaku Hasan dan juga petugas tersebut.Di dalam perjalanan, saya bertanya pada sahabat saya tersebut: “Sering melakukan hal seperti itu?” Hasan menjawab: “Temanku, lakukanlah hal-hal kecil yang bisa kita lakukan disekeliling kita, yang penting konsisten. Kita tidak akan jatuh miskin jika setiap mengisi bensin kita bersedekah 5ribu kepada mereka. Uang 5ribu itu pun tidak akan membuat dia kaya tapi yang jelas membantu dan membuat hatinya bahagia.
Hiduplah tiap hari seperti matematika, mengalikan sukacita, mengurangi kesedihan, menambahkan semangat, membagi kebahagiaan, dan menguadratkan kasih sayang antar sesama..
Sumber: Broadcast BBM al Akh Syarif Ibnu Haydar
Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam
Silahkan di Share, Copas, Dan Lain-Lain, Dengan Tetap Mencantumkan Sumbernya.
“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.” (HR Muslim no. 2674).

Kisah Inspiratif Untuk Keharmonisan Rumah Tangga

Seorang teman dari Jeddah bercerita, ketika saya baru menikah datanglah sahabat saya ke rumah. Saya minta kepada istri untuk membuat kopi Arab dan menyiapkan korma dan makanan ringan lainnya.
Istri mengetuk dari balik tabir sebagai pertanda termos kopi sudah siap untuk dihidangkan.
Ketika kami mulai meminum kopi, rasanya aneh sekali ?! Ia mem
ang sama sekali belum bisa membuat kopi yg enak dan belum bisa memasak. Sahabat saya mengatakan bahwa kita berdua harus menghabiskan kopi satu termos, untuk menjaga perasaan istri dan memotivasi lebih semangat membuat kopi yg enak.
Ketika tamu pulang, istri merapikan jamuan maka ia dapati termos dalam keadaan kosong. Ia gembira sekali dan timbul percaya diri.
Saat makan ternyata masakan istri kebanyakan garam sangat asin. Istri saya sendiri yang memasak hanya mampu makan satu atau dua suap saja. Saya teringat dengan pesan sahabat maka saya santap makanan yang dihidangkan dengan lahap tanpa tersisa dalam rangka menggembirakan hati istri dan menumbuhkan rasa percaya dirinya.
Alhamdulillah sekarang istri saya paling pandai memasak diantara keluarganya dan di keluarga kami.
Dalam berumah tangga perlu kesabaran ekstra dan masing-masing hendaklah memberikan yang terbaik untuk pasangannya.
Semoga kisah ini bermanfaat untuk penganten baru dan untuk calon penganten, termasuk untuk kita semua yang sudah lama menikah.
[Kiriman Al-Akh Fariq Al Amri via Status Bram Irawan Kusuma via Menikah Itu Indah]
Dipublikasikan kembali: www.kisahislam.net

Aku Wanita Yang Di Poligami

Aku menikah muda. Kala itu, usiaku tak lebih dari 19 tahun dan baru saja lulus SMU. Wanita yang kuperisteri saat itu bahkan baru 16 tahun. Ia hanya lulus SLTP, karena keluarganya pun seperti keluargaku, miskin, tak punya cukup biaya untuk menyekolahkan anaknya lebih tinggi.
Namaku Arman, dan isteriku Salimah. Kami tinggal di sebuah dusun, yang termasuk wilayah sebuah desa kecil, di sisi barat Jawa.
Di desa kami, usia seperti kami bukanlah usia muda untuk menikah, minimal untuk ukuran pada masa itu. Pada zaman sekarang, ukuran itu memang sudah mengalami dinamika. Makin sedikit saja pasangan muda yang menikah. Berbanding lurus dengan makin banyak pula wanita-wanita yang telat menikah. Meski jumlahnya tak sebanyak di kota-kota besar.
Kami menjalani pernikahan dengan segala suka duka yang kami alami. Latar belakang kami dari keluarga yang cukup religious, meski tradisional. Dalam arti, kami masih terbiasa hidup dalam nuansa yang menggabungkan nilai-nilai religi Islam, dengan adat tradisional. Orang Sumatra menyebut kami dari kalangan kaum tua.

Senin, 12 Agustus 2013

Puasa Syawal: Puasa Seperti Setahun Penuh


Salah satu dari pintu-pintu kebaikan adalah melakukan puasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ؟ الصَّوْمُ جُنَّةٌ …
“Maukah aku tunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan? Puasa adalah perisai, …” (HR. Tirmidzi, hadits ini hasan shohih)

Puasa dalam hadits ini merupakan perisai bagi seorang muslim baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, puasa adalah perisai dari perbuatan-perbuatan maksiat, sedangkan di akhirat nanti adalah perisai dari api neraka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda dalam hadits Qudsi:
وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ
“Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya.” (HR. Bukhari)
Oleh karena itu, untuk mendapatkan kecintaan Allah ta’ala, maka lakukanlah puasa sunnah setelah melakukan yang wajib. Di antara puasa sunnah yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam anjurkan setelah melakukan puasa wajib (puasa Ramadhan) adalah puasa enam hari di bulan Syawal.

Keutamaan Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawwal


Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barangsiapa yang berpuasa (di bulan) Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan (puasa sunnah) enam hari di bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa setahun penuh.”[1]

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan puasa sunnah enam hari di bulan Syawwal, yang ini termasuk karunia agung dari Allah kepada hamba-hamba-Nya, dengan kemudahan mendapatkan pahala puasa setahun penuh tanpa adanya kesulitan yang berarti[2].

Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini:
Pahala perbuatan baik akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali, karena puasa Ramadhan ditambah puasa enam hari di bulan Syawwal menjadi tiga puluh enam hari, pahalanya dilipatgandakan sepuluh kali menjadi tiga ratus enam puluh hari, yaitu sama dengan satu tahun penuh (tahun Hijriyah)[3].
Keutamaan ini adalah bagi orang yang telah menyempurnakan puasa Ramadhan sebulan penuh dan telah mengqadha/membayar (utang puasa Ramadhan) jika ada, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas: “Barangsiapa yang (telah) berpuasa (di bulan) Ramadhan…”, maka bagi yang mempunyai utang puasa Ramadhan diharuskan menunaikan/membayar utang puasanya dulu, kemudian baru berpuasa Syawwal[4].

Puasa Syawal


sikembar34.blogspot.com - Puasa Syawal kita tahu memiliki keutamaan yang besar yaitu mendapat pahala puasa setahun penuh. Namun bagaimanakah tata cara melakukan puasa Syawal?

Keutamaan Puasa Syawal

Kita tahu bersama bahwa puasa Syawal itul punya keutamaan, bagi yang berpuasa Ramadhan dengan sempurna lantas mengikutkan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala puasa setahun penuh. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).
Itulah dalil dari jumhur atau mayoritas ulama yag menunjukkan sunnahnya puasa Syawal. Yang berpendapat puasa tersebut sunnah adalah madzhab Abu Hanifah, Syafi’i dan Imam Ahmad. Adapun Imam Malik memakruhkannya. Namun sebagaimana kata Imam Nawawi rahimahullah, “Pendapat dalam madzhab Syafi’i yang menyunnahkan puasa Syawal didukung dengan dalil tegas ini. Jika telah terbukti adanya dukungan dalil dari hadits, maka pendapat tersebut tidaklah ditinggalkan hanya karena perkataan sebagian orang. Bahkan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah ditinggalkan walau mayoritas atau seluruh manusia menyelisihinya. Sedangkan ulama yang khawatir jika puasa Syawal sampai disangka wajib, maka itu sangkaan yang sama saja bisa membatalkan anjuran puasa ‘Arafah, puasa ‘Asyura’ dan puasa sunnah lainnya.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51)

Kamis, 18 Juli 2013

Selamat Menyambut Ramadhan

Selamat Menyambut Ramadhan
(Syaikh DR. Sa'ad Al-Khotslaan hafizohullaoh)
ucapan selamat ramadhanBeliau berkata :

التهنئة بشهر رمضان أو بغيره تدخل في أبواب العادات، والأصل في العادات الحل والإباحة إلا ما ورد الدليل بمنعه، ولا أعلم ما يمنع من جواز التهنئة بشهر رمضان، وتهنئة المسلم بحصول ما يسره أمر مشروع كما جاء في الصحيحن عن كعب بن مالك في قصة الثلاثة الذين خلفوا أنه لما نزل القرآن بتوبة الله عليهم جعل الصحابة يهنئونه ،

Memberi selamat menyambut datangnya bulan ramadhan atau yang lainnya termasuk dalam perkara-perkara adat-istiadat/tradisi. Dan hukum asal dalam perkara adat-istiadat adalah halal kecuali perkara yang dilarang oleh dalil. Dan aku tidak mengetahui dalil yang melarang bolehnya memberi selamat akan datangnya ramadhan.

Jumat, 28 Juni 2013

Wanita Yang Masuk Neraka Karena Seekor Kucing



Ilustrasi
sikembar34.blogspot.comHati yang keras dan tabiat yang buruk bisa menjerumuskan pemiliknya ke dalam Neraka. Hal itu karena ia kosong dari kasih sayang yang membuatnya tidak peduli terhadap apa yang dia lakukan kepada orang lain, maka ia membunuh, memukul dan merusak.

Dengan itu, mereka mencelakakan diri mereka disebabkan oleh apa yang mereka lakukan kepada orang lain. Di antara mereka ada seorang wanita yang diceritakan oleh Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa Sallam. Dia mengurung seekor kucing sampai ia mati kelaparan dan kehausan. Karena perbuatan itu dia pun masuk Neraka.

Selasa, 25 Juni 2013

Cara Mengusir Jin dari Rumah

Mengusir Jin Pengganggu dari Rumah

Pertanyaan:
Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz saya mau bertanya beberapa mengenai hal gaib
1. Seandainya Ustadz diminta mengusir makhluk gaib yang mengganggu suatu rumah, apa yang dapat dilakukan? Selain memperbaiki keislaman di rumah tersebut, misal hal aneh yang dilakukan orang: menabur garam, memasang penangkal baik dari dukun ataupun menempelkan ayat di dinding, membakar kemenyan, memanggil dukun, dsb.

2. Kalau Menyetel Mp3 Alquran dengan sengaja bagaimana?
3. Apakah bisa setan membawa manusia ke alamnya? Karena pernah ada anak-anak bermain -yang satu orang mencari teman lain yang bersembunyi- pada malam dan salah satunya hilang, dan kata “orang pintar” dia dibawa setan ke alamnya, kemudian dengan bantuannya bisa diambil lagi orang tadi, cerita ini dari ibu saya yang mengetahui kejadian ini.
4. Jadi hal apa yang dibenarkan Islam untuk menyelamatkan orang itu? Sedangkan kalau orang yang agamanya benar tidak akan mengetahui tentang ilmu seperti itu. Sama saja kalau mau minta diurut karena salah urat, biasanya kebanyakan tukang urut memiliki ilmu -yang saya tahu mungkin berbau syirik-. Jadi apa yang seharusnya dilakukan.
5. Apakah pasti perbuatan syirik, jika orang Islam, mempunyai kemampuan yang aneh walaupun tujuannya baik dan tidak untuk berbuat kejahatan, seperti kebal atau bisa melihat, melawan, sampai memasukkan jin ke dalam botol -seperti acara “ustadz-ustadz” pemburu jin di TV-, atau menyembuhkan orang sakit dengan memindahkan penyakit ke ayam, kambing, atau hal-hal yang lainnya. Tetapi amalan mereka seperti orang Islam biasa, shalat, puasa, dsb.
Sekian dulu Ustadz, Jazakallahu khairan
Wassalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dari: Ahmad

Mengapa Anak Nakal?

Anak Nakal

Pertanyaan:
Saya seorang ibu berumur 33 tahun. Alhamdulillah saya dikaruniai 6 anak. Apa penyebab kenakalan anak? Apa karena minimnya ilmu agama pada mereka atau murni karena takdir? Kami sering merasa malu karena kenakalan mereka. Doa dan usaha selalu kami lakukan. Dalam kondisi ini, apa kami mendapat uzur untuk membatasi kelahiran?

Jawaban:
Saudari hendakah bersyukur kepada Allah karena baru berumur 33 tahun sudah mempunyai 6 anak. Jangan putus asa mendidik anak, karena pahalanya besar sekali, apalagi kalau nanti mereka menjadi anak yang shalih. Berusahalah semaksimal mungkin untuk mendidik anak. Boleh jadi sekarang mereka nakal, tetapi besok menjadi baik. Allah yang membolak-balikan hati manusia maka mohonlah kepada Allah agar anak-anak Saudari menjadi anak-anak yang shalih.
Adapun anak nakal, perlu dicari sebabnya, tidak boleh hanya bersandar kepada takdir. Bila kita dibolehkan bersandar kepada takdir, tentu sia-isalah Allah memerintah kita agar mendidik anak seperti yang dijelaskan di dalam surat Asy-Syu’ara: 214.