Menu

Kamis, 18 Juli 2013

Selamat Menyambut Ramadhan

Selamat Menyambut Ramadhan
(Syaikh DR. Sa'ad Al-Khotslaan hafizohullaoh)
ucapan selamat ramadhanBeliau berkata :

التهنئة بشهر رمضان أو بغيره تدخل في أبواب العادات، والأصل في العادات الحل والإباحة إلا ما ورد الدليل بمنعه، ولا أعلم ما يمنع من جواز التهنئة بشهر رمضان، وتهنئة المسلم بحصول ما يسره أمر مشروع كما جاء في الصحيحن عن كعب بن مالك في قصة الثلاثة الذين خلفوا أنه لما نزل القرآن بتوبة الله عليهم جعل الصحابة يهنئونه ،

Memberi selamat menyambut datangnya bulan ramadhan atau yang lainnya termasuk dalam perkara-perkara adat-istiadat/tradisi. Dan hukum asal dalam perkara adat-istiadat adalah halal kecuali perkara yang dilarang oleh dalil. Dan aku tidak mengetahui dalil yang melarang bolehnya memberi selamat akan datangnya ramadhan.

Jumat, 28 Juni 2013

Wanita Yang Masuk Neraka Karena Seekor Kucing



Ilustrasi
sikembar34.blogspot.comHati yang keras dan tabiat yang buruk bisa menjerumuskan pemiliknya ke dalam Neraka. Hal itu karena ia kosong dari kasih sayang yang membuatnya tidak peduli terhadap apa yang dia lakukan kepada orang lain, maka ia membunuh, memukul dan merusak.

Dengan itu, mereka mencelakakan diri mereka disebabkan oleh apa yang mereka lakukan kepada orang lain. Di antara mereka ada seorang wanita yang diceritakan oleh Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa Sallam. Dia mengurung seekor kucing sampai ia mati kelaparan dan kehausan. Karena perbuatan itu dia pun masuk Neraka.

Kiat Nyaman Pakai Popok untuk Si Kecil

sikembar34.blogspot.com – Supaya si kecil tetap merasa nyaman dengan popoknya, bantulah ia mendapatkan popok yang kering dan bersih. Apalagi jika usianya sudah menginjak dua bulan. Di umurnya ini, ia tambah sering pipis dan kotorannya sudah mulai padat.

Iapun rentan terkena ruam. Ruam terjadi karena kulit bayi dibiarkan terlalu lama memakai popok basah yang telah bercampur enzim dan zat kimia serta ditumbuhi mikroba. Pori-pori kulitnya menjadi lebih terbuka, kulitnya kemerahan, serta rentan terhadap serangan bakteri. Apa yang bisa kita lakukan untuk membebaskan si kecil dari ruam?

* Gantilah popoknya lebih sering, tiga atau empat jam sekali. Dalam satu minggu, bayi membutuhkan setidaknya 75 buah popok agar ia tetap nyaman.

* Oleskanlah krim pada kulit sekitar pantat bayi sebagai pelapis antara kulit bayi dan bagian yang basah.

* Biarkan pantat bayi mengering terkena udara sesering mungkin

* Bersihkan pantat bayi dengan air hangat dengan cara menyemprotkannya dari botol spray. Jika perlu, usaplah secara lembut untuk mengangkat kotoran.

* Oleskan salep yang mengandung zat seng (zinc) ke popok dan pastikan popok dipasangkan dengan tepat. Jika dipasangkan dengan benar, pas di tubuh si kecil, popok tidak akan mudah bocor dan tidak menyakiti kulitnya.

(esqiel/republika/muslimahzone.com)

Terlalu Bersih Sebabkan Kemandulan

MuslimahZone.com – Alkisah ada seorang ibu bernama Relti. Sudah tiga tahun ini ia menunggu-nunggu kehamilan dirinya. Segala cara sudah ia tempuh, tak lelah ia bertanya dan menjalani berbagai jenis terapi, akan tetapi kehamilan yang ditunggu-tunggu tak jua kunjung datang.
Ibu Relti  berasal dari keluarga kelas menengah yang berpengetahuan baik dan sangat peduli dengan kebersihan dan kesehatan, bahkan cenderung fobia jika harus berhadapan dengan sesuatu yang sedikit “kotor”. Apa pasal penyebab Ibu Relti tak kunjung hamil?

Hasil penelitian mutakhir menunjukkan bahwa angka kemandulan di antara para wanita yang berstatus ekonomi menengah ke atas dan berkarier di kota-kota besar semakin meningkat. Hipotesis kreatif ini dihasilkan oleh Prof. Dr. dr. Susilo Wibowo, Sp.And., MS.Med., yang menjabat sebagai rektor Universitas Diponegoro. Menurutnya, wanita yang kekurangan cacing atau belum pernah cacingan beresiko mengalami kemandulan.

Rabu, 26 Juni 2013

Belajar Kepada Seorang Tukang Bakso

Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.
Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,…terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat…, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak – anak, siapa yang mau bakso?
“Mauuuuuuuuu. …”, secara serempak dan kompak anak – anak asuhku menjawab.
Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. …
Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya
membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.
“Mang kalo boleh tahu, kenapa uang – uang itu Emang pisahkan? Barangkali ada tujuan ?” “Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita – cita penyempurnaan iman “.
“Maksudnya.. …?”, saya melanjutkan bertanya.